Teleskop F70060 Refraktor

Photo






Detail
Status
on

Price ( Rp. )
1099000

Discount ( % )
15

Description
Detail Produk

F70060 adalah teleskop refraktor yang cocok untuk pemula. Desainnya yang sederhana juga memudahkannya untuk digunakan, bahkan pada orang yang belum pernah menggunakan teleskop sama sekali.

Dengan magnifikasi maksimum 175x, teleskop ini cocok untuk mengamati Bulan, planet-planet besar, gugus bintang, dan galaksi tetangga jika cuaca cerah.

Spesifikasi:
  • Desain Optik: Refraktor. Teleskop ini menggunakan dua lensa untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal Length: 700mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 60mm. Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit.
  • Focal Ratio: 11.7. Focal ratio adalah "kecepatan" teleskop dalam mengumpulkan cahaya dari objek langit. Semakin dekat angka focal ratio ke 1, semakin "cepat" teleskop. Contohnya, jika kamu melihat lewat teleskop dengan focal ratio 4, maka akan lebih cepat daripada yang focal rationya 8.
  • Limiting Magtitude: 10.8. Limiting magnitude adalah batas seberapa redup objek langit yang dapat diamati. Semakin positif nilainya, semakin baik teleskopnya.
  • Eyepiece: SR4mm, H12.5mm, H20mm 0,9". Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 700/4 = 175 kali pembesaran.
  • Barlow: 3X Barlow lens. Ini adalah alat untuk menambah pembesaran. Jika melihat dengan eyepiece 4 mm bisa mendapatkan pembesaran 175x, maka ditambah Barlow lens menjadi 175 x 3 = 525 kali pembesaran.
  • Finderscope: 5X24. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Coating: Multi coated. Artinya, lensa teleskop ini telah dilapisi dengan baik untuk kualitas optik yang juga baik.
  • Dudukan: Alt-azimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Aluminium (Height 85 cm - 140 cm). Tripod teleskop ini cukup kokoh untuk menopang seluruh bodinya.

Teleskop F76700 Reflektor

Photo





Detail
Status
on

Price ( Rp. )
1399000

Discount ( % )
10

Description
Detail Produk

Apakah kamu mencari teleskop yang bisa untuk melihat Bulan, planet-planet tata surya, hingga objek langit jauh seperti nebula dan galaksi tetangga? Teleskop ini bisa jadi pilihanmu!

Memiliki desain optik yang baik dan perakitan yang mudah, teleskop ini cocok untuk pemula bahkan bagi yang belum pernah menggunakan teleskop sebelumnya.

Spesifikasi:
  • Desain Optik: Reflektor. Teleskop ini menggunakan dua cermin untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal Length: 700 mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 76 mm. Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit.
  • Eyepiece: 4mm, 12,5mm, 20mm 0,9". Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 700/4 = 175 kali pembesaran.
  • Finderscope: 5x24. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Barlow Lens: 2x. Ini adalah alat untuk menambah pembesaran. Jika melihat dengan eyepiece 4 mm bisa mendapatkan pembesaran 175x, maka ditambah Barlow lens menjadi 175 x 2 = 350 kali pembesaran.
  • Material Optik: Aluminium film Coated. Cermin untuk pengumpulan cahaya pada teleskop ini dilapisi aluminium sehingga tampilan objek langit yang diamati menjadi sangat jelas.
  • Dudukan: Alt-azimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Aluminium (Height 85 cm - 140 cm). Tripod teleskop ini cukup kokoh untuk menopang seluruh bodinya.

Teleskop Celestron PowerSeeker 70AZ

Photo






Detail
Status
on

Price ( Rp. )
3200000

Discount ( % )
5
Description
Detail Produk
PowerSeeker 70AZ adalah teleskop refraktor yang sempurna untuk pengamatan darat dan langit malam. Mudah dibawa ke mana-mana, teleskop ini juga memiliki kemampuan untuk mengamati Bulan, nebula, hingga galaksi tetangga dengan detail. Rasakan pengalaman mengamati langit dengan luar biasa!

Spesifikasi:
  • Desain optik: Refraktor. Teleskop ini menggunakan dua lensa untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal length: 700 mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 70 mm. Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit.
  • Focal Ratio: 10. Focal ratio adalah "kecepatan" teleskop dalam mengumpulkan cahaya dari objek langit. Semakin dekat angka focal ratio ke 1, semakin "cepat" teleskop. Contohnya, jika kamu melihat lewat teleskop dengan focal ratio 4, maka akan lebih cepat daripada yang focal rationya 8.
  • Eyepiece: 20 mm (35x), 4 mm (175x). Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 700/4 = 175 kali pembesaran.
  • Barlow Lens: 3x. Ini adalah alat untuk menambah pembesaran. Jika melihat dengan eyepiece 4 mm bisa mendapatkan pembesaran 175x, maka ditambah Barlow lens menjadi 175 x 3 = 525 kali pembesaran.
  • Finderscope: Red-dot Star Pointer. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Star Diagonal: 1,25". Ini adalah alat untuk membalikkan cahaya dari objek langit sehingga menjadi tegak saat diamati (tidak terbalik). 
  • Optical Coatings: Fully-Coated. Artinya, lensa teleskop ini telah dilapisi dengan baik untuk kualitas optik yang juga baik.
  • Dudukan: Alt-azimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Aluminum. Tripod teleskop ini cukup kokoh untuk menopang seluruh bodinya.
  • Bobot packing: 19 kg
  • Panjang tabung optik: 762 mm

Teleskop Celestron PowerSeeker 50AZ

Photo





Detail
Status
on

Price ( Rp. )
1959000

Discount ( % )
0


Description
Detail Produk

Celestron PowerSeeker 50AZ merupakan teleskop yang cocok untuk pemula yang baru mau terjun ke dunia astron-omi. Memiliki kualitas optik yang sangat baik tetapi harga sangat terjangkau, teleskop ini dapat membuat kamu bisa melihat Bulan, planet-planet, dan bahkan nebula dengan jelas.


Spesifikasi:
  • Desain optik: Refraktor. Teleskop ini menggunakan dua lensa untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal length: 600 mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 50 mm. Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit.
  • Focal Ratio: 12. Focal ratio adalah "kecepatan" teleskop dalam mengumpulkan cahaya dari objek langit. Semakin dekat angka focal ratio ke 1, semakin "cepat" teleskop. Contohnya, jika kamu melihat lewat teleskop dengan focal ratio 4, maka akan lebih cepat daripada yang focal rationya 8.
  • Eyepiece: 20 mm (30x), 12 mm (50x), 4 mm (150x). Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 600/4 = 150 kali pembesaran.
  • Barlow Lens: 3x. Ini adalah alat untuk menambah pembesaran. Jika melihat dengan eyepiece 4 mm bisa mendapatkan pembesaran 150x, maka ditambah Barlow lens menjadi 150 x 3 = 450 kali pembesaran.
  • Finderscope: Red-dot Star Pointer. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Star Diagon-al: 0.96". Ini adalah alat untuk membalikkan cahaya dari objek langit sehingga menjadi tegak saat diamati (tidak terbalik).
  • Dudukan: Altazimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Aluminum. Tripod teleskop ini cukup kokoh untuk menopang seluruh bodinya.
  • Optical Coatings: Fully-Coated. Artinya, lensa teleskop ini telah dilapisi dengan baik untuk kualitas optik yang juga baik.
  • Bobot: 2,72 kg
  • Bobot packing: 18 kg
  • Panjang tabung optik: 609.6 mm

Teleskop Celestron PowerSeeker 60AZ

Photo





Detail
Status
on

Price ( Rp. )
2699000

Discount ( % )
0


Description
Detail Produk

Celestron PowerSeeker 60AZ merupakan teleskop yang cocok untuk pemula yang baru mau terjun ke dunia astron-omi. Memiliki kualitas optik yang sangat baik tetapi harga sangat terjangkau, teleskop ini dapat membuat kamu bisa melihat Bulan, planet-planet, dan bahkan nebula dengan jelas.

Spesifikasi:
  • Desain Optik: Refraktor. Teleskop ini menggunakan dua lensa untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal Length: 700mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 60 mm. Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit.
  • Focal Ratio: 12. Focal ratio adalah "kecepatan" teleskop dalam mengumpulkan cahaya dari objek langit. Semakin dekat angka focal ratio ke 1, semakin "cepat" teleskop. Contohnya, jika kamu melihat lewat teleskop dengan focal ratio 4, maka akan lebih cepat daripada yang focal rationya 8.
  • Eyepiece: 20 mm (35x), 4 mm (175x). Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 700/4 = 175 kali pembesaran.
  • Barlow Lens: 3x. Ini adalah alat untuk menambah pembesaran. Jika melihat dengan eyepiece 4 mm bisa mendapatkan pembesaran 175x, maka ditambah Barlow lens menjadi 175 x 3 = 525 kali pembesaran.
  • Finderscope: Red-dot Star Pointer. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Star Diagonal: 0.96". Ini adalah alat untuk membalikkan cahaya dari objek langit sehingga menjadi tegak saat diamati (tidak terbalik). 
  • Optical Coatings: Fully-Coated. Artinya, lensa teleskop ini telah dilapisi dengan baik untuk kualitas optik yang juga baik.
  • Dudukan: Alt-azimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Aluminum. Tripod teleskop ini cukup kokoh untuk menopang seluruh bodinya.
  • Bobot: 3,18 kg
  • Bobot packing: 13 kg
  • Panjang tabung optik: 711 mm

Teleskop Celestron AstroMaster 70AZ

Photo





Detail
Status
on

Price ( Rp. )
3899000

Discount ( % )
10

Description
Detail Produk
Celestron AstroMaster 70AZ adalah teleskop refraktor yang sempurna untuk pengamatan objek-objek langit seperti Bulan dan planet-planet! Teleskop ini sangat mudah dibawa ke mana-mana, sertamemiliki kemampuan untuk mengamati Bulan, nebula, hingga galaksi tetangga dengan detail. Rasakan pengalaman mengamati langit dengan luar biasa!

Spesifikasi:
  • Desain optik: Refraktor. Teleskop ini menggunakan dua lensa untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal length: 900 mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 70 mm. Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit.
  • Focal Ratio: 13. Focal ratio adalah "kecepatan" teleskop dalam mengumpulkan cahaya dari objek langit. Semakin dekat angka focal ratio ke 1, semakin "cepat" teleskop. Contohnya, jika kamu melihat lewat teleskop dengan focal ratio 4, maka akan lebih cepat daripada yang focal rationya 8.
  • Eyepiece: 20 mm (45x), 10 mm (90x). Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 900/10 = 90 kali pembesaran.
  • Finderscope: Red-dot Star Pointer. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Star Diagonal: 1,25". Ini adalah alat untuk membalikkan cahaya dari objek langit sehingga menjadi tegak saat diamati (tidak terbalik). 
  • Optical Coatings: Fully-Coated. Artinya, lensa teleskop ini telah dilapisi dengan baik untuk kualitas optik yang juga baik.
  • Dudukan: Alt-azimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Stainless Steel. Tripod teleskop ini amat sangat kokoh untuk menopang seluruh bodinya dibanding tripod berbahan aluminium.
  • Bobot packing: 15 kg
  • Panjang tabung optik: 914 mm

Celestron StarSense Explorer LT 127AZ

Photo







Detail
Status
on

Price ( Rp. )
8599000

Discount ( % )
10

Description
Detail Produk
Celestron telah meluncurkan seri teleskop terbarunya, StarSense Explorer! Ini merupakan teleskop pertama yang dapat menggunakan smartphone kamu untuk menganalisis langit malam dan mengetahui posisinya objek-objek langit dengan cepat secara real time. StarSense Explorer sangat ideal untuk pemula, terutama bagi kamu yang belum pernah menggunakan teleskop sama sekali.

Spesifikasi:
  • Desain optik: Reflektor Newtonian. Teleskop ini menggunakan dua cermin untuk mengumpulkan cahaya dari objek langit.
  • Focal length: 1.000 mm. Focal length pada dasarnya adalah jarak yang akan dilalui cahaya dari objek langit dari titik masuknya (aperture) ke titik keluarnya (eyepiece atau kamera yang dipasang ke teleskop).
  • Aperture: 127 mm.  Aperture adalah bagian optik teleskop yang berperan mengumpulkan cahaya dari objek langit yang diamati. Semakin besar aperture, semakin cerah suatu objek langit. 
  • Focal Ratio: 7,87. Focal ratio adalah "kecepatan" teleskop dalam mengumpulkan cahaya dari objek langit. Semakin dekat angka focal ratio ke 1, semakin "cepat" teleskop. Contohnya, jika kamu melihat lewat teleskop dengan focal ratio 4, maka akan lebih cepat daripada yang focal rationya 8.
  • Eyepiece: 25 mm (40x), 10 mm (100x). Eyepiece adalah lensa mata yang digunakan untuk melihat objek langit dan mendapatkan pembesaran dalam teleskop. Untuk menghitung pembesaran, bagi focal length dengan eyepiece. Misal 1.000/10 = 100 kali pembesaran.
  • Barlow Lens: 2x. Ini adalah alat untuk menambah pembesaran. Jika melihat dengan eyepiece 10 mm bisa mendapatkan pembesaran 100x, maka ditambah Barlow lens menjadi 100 x 2 = 200 kali pembesaran.
  • Finderscope: Red-dot Star Pointer. Finderscope adalah alat yang digunakan untuk mencari letak objek langit sebelum diamati lewat eyepiece.
  • Optical Coatings: Fully-Coated. Artinya, lensa teleskop ini telah dilapisi dengan baik untuk kualitas optik yang juga baik.
  • Star Diagonal: 1,25". Ini adalah alat untuk membalikkan cahaya dari objek langit sehingga menjadi tegak saat diamati (tidak terbalik). 
  • Dudukan: Alt-azimuth. Ini adalah dudukan yang memiliki dua sumbu putar, yaitu altitude (atas-bawah) dan azimuth (kanan-kiri). Dudukan paling cocok bagi pemula.
  • Tripod: Aluminum. Tripod teleskop ini cukup kokoh untuk menopang seluruh bodinya.
  • Bobot packing: 18 kg
  • Panjang tabung optik: 457,2 mm

Adapter Smartphone untuk Teleskop

Photo




Detail
Status
on

Price ( Rp. )
330000

Discount ( % )
70


Varian Smartphone
  • Android
  • iPhone


Description
Detail Produk

Mau memotret objek langit di teleskop dengan smartphone? Kamu butuh adapter!

Adapter ini berfungsi untuk menyambungkan smartphone ke lensa teleskop ataupun monokular sehingga kamu dapat melihat hasil teleskop melalui layar smartphone dan juga dapat merekamnya langsung di smartphone.

Spesifikasi:
  • Desain universal. Bisa dipakai untuk segala jenis smatphone dan segala jenis teleskop.
  • Cocok untuk smartphone ukuran 55 - 98mm. Jika kurang atau lebih dari ini, artinya tidak cocok ya.
  • Cocok untuk lensa okuler 26,4 - 46,4 mm. Jika kurang atau lebih dari ini, artinya tidak cocok ya.
  • Bahan: Plastik. Ringan dan ringkas dibawa ke mana-mana.

Order mudah! Kini via WhatsApp.

Instant Checkout dengan Contact Form WhatsApp.

CS yang Sigap!

Apapun pesananmu, CS (Customer Service) kami akan dengan senang hati untuk melayani. :)

Kualitas Terbaik!

Kami memastikan, produk yang kami kirim sesuai dengan Ekspektasi pembeli.